Pemdes Jeringo Nyatakan 15 Orang Sebagai ODP dan 1 Positif covid 19

GrafikaNews – Mataram – Kepala Desa Jeringo Kecamatan Gunungsari, Sahril saat di konfirmasi GrafikaNews, Senin,(13/4/2020) mengatakan saat ini terdapat 15 orang yang statusnya dinyatakan Orang dalam Pemantauan ( ODP).

Rata rata mereka yang dinyatakan ODP adalah santri dan pelajar yang menimba ilmu di daerah yang sudah terjangkit virus covid 19.

“ Pemerintah desa sudah mengkarantina masyarakat yang masuk dalam kategori ODP dan mengawasi proses karantinanya bersama masyarakat,” kata Sahril

Pihaknya juga sudah melakukan rapied test kepada seluruh masyarakat bersama dengan puskesmas Penimbung dengan menggunakan alat yang di belanjakan dari anggaran dana desa.

“ Saat ini desa sudah memiliki data suhu badan masyarakat jeringu, dan test itu akan kita lakukan secara berkala,” terang Sahril.

Terkait dengan pasien 27 asal desa jeringu yang dinyatakan positif covid 19 berdasarkan hasil Swab, Sahril menegaskan bahwa pihaknya bersama perangkat desa telah melakukan kontak tracing di wilayahnya. Hasilnya, yang bersangkutandan orang tuanya  tidak pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit dan juga tidak pernah ada kontak dengan pasien terkonfirmasi positif covid 19.

“ Yang bersangkutan menderita demam dan pada tanggal 3 April sekitar pukul 20.00, orang tuanya memeriksakan ke salah satu dokter di daerah lilir, diagnose dokter infeksi radang tenggorokan dan di rujuk ke Puskesmas Gunungsari, oleh puskesmas Gunungsari pasien di rujuk ke RSU provinsi, memang pasien memiiki riwayat penyakit turunan yaitu asma” jelas sahril.

Sahril menambahkan, malam itu juga pasien di bawa dan dirawat di RSU Provinsi. Tanggal 11 April pasien 27 di nyatakan positif terjangkit virus covid 19. Saat ini, kondisi pasien 27 dan orang tuanya dalam keadaan sehat.

“ Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari orang tuanya, bahwa kondisi pasien 27 dan orang tuanya dalam keadaan sehat dan baik, dan pasien Alhamdulillah terus membaik kondisinya,” jlentreh Sahril.

Guna melakukan pencegahan penyebaran virus covied 19, pemerintah desa terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“ Satgas yang kita bentuk terus kelapangan mensosialisasikan kepada masyarakat agar menjaga dan meningkatkan budaya hidup bersih serta tetap tenang dan tidak panic, yang penting ikuti anjuran pemerintah untuk melakukan pembatasan social dengan memperbanyak diam dirumah,” kata Sahril.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr Nurhandini Eka Dewi Sp.A, saat di konfirmasi wartawan via whatsappnya menegaskan bahwa pasien 27 saat masuk ke RSU Provinsi sudah dalam kondisi pneumonia berat yang di mungkinkan akibat covid 19.

“ Pasien berada di ruangan khusus anak anak, petugas yang merawat kita test hasilnya negative, tinggal orang tua yang akan di test,” jelas Nurhandini.

Saat di konfirmasi kemungkinan tertularnya pasien 27 dari selain orang tua dan tim medis, Nurhandini menyatakan hal tersebut bisa dimungkinkan.

“ Kita pada situasi pandemi wabah dunia, sudah ada transmisi local di beberapa kabupaten, tidak menutup kemungkinan hadirnya orang yang membawa kuman ini tapi yang bersangkutan sendiri tidak sakit,” terang Nurhandini.

Kepala Dinas Komunikasi dan  Informatika serta Statistik yang juga bertindak sebagai juru bicara gugus tugas penanganan dan percepataan pencegahan virus covid 19 NTB, I Gede Putu Ariyadi saat di konfirmasi melalui whats appnya meminta agar informasi atau berita yang tersampaikan ke masyarakat tidak di dasari pada dugaan atau opini.( AM )

 

Sumber: https://www.grafikanews.com/berita-pemdes-jeringo-nyatakan-15-orang-sebagai-odp-dan-1-positif-covid-19.html