Kades Jeringo Anggap Dinsos NTB Tak Becus Kerja

INAnews.co.id, Mataram – Terkait pernyataan Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. T Wismaningsih Drajadiah yang mengatakan data penerima JPS Gemilang adalah tanggung jawab pemerintah Desa mendapat respon langsung dari Kepala Desa Jeringo.

Sahril yang merupakan Kades Jeringo sekaligus Ketua Divisi Hukum dan Advokasi forum kepala Desa Gunung Sari Batulayar merasa kecewa atas statment Kadisos tersebut.

“Saya selaku ketua divisi hukum dan advokasi forum kepala Desa Gunungsari Batulayar (FK2GB) sangat menyayangkan dan kecewa apa yang disampaikan oleh kepala dinas sosial provinsi NTB yang mengatakan masalah data JPS Gemilang tanggung jawab pemerintah Desa yang dimana data tersebut bukan dari pemerintah desa tapi dari Pemkab lobar melalui dinas PMD yang meminta pendamping desa untuk dicocokkan biar tidak double bagi masyarakat penerima bantuan PKH dan BPNT setelah itu baru dikirim sebagai dasar penerima bantuan JPS Gemilang,” ujarnya.

Tak hanya itu, Sahril juga mengatakan bahwa fakta di lapangan ternyata data yang sudah dicocokkan tersebut masih bermasalah tidak sesuai dengan data yang diberikan oleh penyalur JPS gemilang NTB dan data yang sudah kami serahkan ke dinas PMD Lombok Barat sehingga bantuan tersebut belum bisa dibagikan ke masyarakat sampai sekarang. “Ujung-ujungnya pemerintah desa yang diminta bertanggung jawab dengan data yang bermasalah tersebut, kami dikira pemerintah Desa enak untuk menyalurkan bantuan pemerintah provinsi yang sasarannya sangat terbatas dan minim sekali itu, kalau sudah tidak mampu bekerja atau tidak becus bekerja jangan salahkan pemerintah desa karena pemerintah Desa sifatnya menerima bukan mengusulkan dengan data terkini sesuai dengan kondisional masyarakat yang terdampak,” tandasnya.

“Malah kami ingin pertanyakan darimana sumber data tersebut dan tahun berapa data itu sebagai acuannya,” tutup Sahril.

 

Sumber: https://www.inanews.co.id/2020/04/kades-jeringo-anggap-dinsos-ntb-tak-becus-kerja/